Menu

Apa yang bisa dilakukan setelah memasuki masa pensiun?

30 November 2025

Masa pensiun adalah fase transisi untuk mencari tujuan baru di luar pekerjaan

Ayah Radjawali

Masa pensiun adalah waktu yang tepat untuk menyeimbangkan kembali hidup dan fokus pada hal-hal yang sering terabaikan saat sibuk bekerja. Berikut adalah berbagai aktivitas yang bisa dilakukan setelah memasuki usia pensiun

  1. Mengontrol asupan gula, garam, lemak, dan kolesterol. Perbanyak konsumsi sayur dan buah untuk serat dan nutrisi. Ini penting untuk mencegah hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.
  2. Lakukan olahraga ringan dan teratur (minimal 150 menit intensitas sedang per minggu). Pilihan yang bagus: Jalan kaki (30 menit setiap hari), Bersepeda, Berenang, Senam lansia, Yoga/Pilates (untuk keseimbangan dan kekuatan otot).
  3. Jangan tunda untuk melakukan medical check-up secara berkala untuk deteksi dini masalah kesehatan.
  4. Atur jadwal tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari. Ciptakan suasana kamar yang nyaman untuk memastikan istirahat yang cukup. Tetap menjaga kebersihan diri (personal hygiene) seperti merawat kuku, gigi, kulit, dan rambut.
  5. Membaca buku, mengisi teka-teki silang atau puzzle, belajar bahasa baru, atau mengambil kursus online. Menjaga otak tetap aktif dapat mencegah demensia dan penyakit Alzheimer.
  6. Tetap terhubung dengan teman, kerabat, anak, dan cucu. Jadwalkan pertemuan atau kunjungan rutin. Kualitas hubungan yang baik meningkatkan rasa bahagia dan kesejahteraan.
  7. Ikuti komunitas atau klub sesuai hobi dan minat Anda (misalnya: klub buku, komunitas keagamaan, komunitas bersepeda, komunitas pensiunan). Ini memberikan rasa memiliki dan tujuan baru.
  8. Lanjutkan hobi lama yang tertunda atau coba hobi baru, seperti melukis, bermain musik, menulis, atau memasak.
  9. Bagikan pengetahuan dan pengalaman Anda dengan menjadi mentor, guru privat, atau relawan di kegiatan sosial/organisasi nirlaba. Merasa dibutuhkan dan berkontribusi sangat baik untuk kesehatan mental.
  10. Manfaatkan waktu luang untuk mengunjungi tempat-tempat baru atau bernostalgia ke tempat kenangan. Ini menyegarkan pikiran dan tubuh.
  11. Pelajari teknik seperti yoga, meditasi, atau teknik pernapasan untuk mengelola stres dan meningkatkan ketenangan batin.
  12. Mulai bisnis kecil-kecilan yang sesuai dengan minat dan keterampilan, seperti katering rumahan, menjual hasil kebun, kerajinan tangan, atau bisnis online. Manfaatkan modal yang tidak terlalu besar.
  13. Gunakan keahlian dan pengalaman profesional Anda sebelumnya (misalnya: akuntansi, hukum, pemasaran, pelatihan) untuk menawarkan jasa konsultasi atau pekerjaan freelance paruh waktu.
  14. Menjadi pengajar kursus, trainer, atau narasumber di bidang spesialisasi Anda. Selain menambah penghasilan, ini juga menjaga otak tetap aktif.
  15. Evaluasi ulang aset dan atur anggaran bulanan yang realistis. Prioritaskan pengeluaran penting.
  16. Jika memungkinkan, pertimbangkan instrumen investasi berisiko rendah dan stabil seperti deposito, obligasi pemerintah, atau reksa dana pasar uang untuk menjaga nilai aset Anda dari inflasi.
  17. Masa pensiun adalah fase transisi untuk mencari tujuan baru di luar pekerjaan.

Kuncinya adalah menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik, mental, sosial, dan finansial agar hidup tetap bermakna dan bahagia.

Website dan foto yang digunakan di website ini adalah hasil karya saya pribadi, kecuali disebutkan sumber asalnya. Hubungi whatsapp saya mengenai foto atau artikel yang saya publikasikan.