Kandungan Nutrisi Utama Ikan Teri
24 November 2025
Jika mengkonsumsi ikan teri yang diasinkan, sebaiknya batasi porsinya atau rendam dalam air hangat untuk mengurangi kandungan garam sebelum dimasak
Ayah Radjawali
Siapa yang tidak kenal ikan teri? Dari Aceh hingga Papua, kehadirannya selalu identik dengan kelezatan dan gurih yang khas, baik dalam bentuk sambal teri kacang renyah atau tumisan sederhana. Namun, di balik rasa asin dan nikmatnya, ikan teri menyimpan sebuah rahasia besar, terutama bagi kesehatan tulang kita. Karena disantap utuh, lengkap dengan tulangnya, ikan teri adalah salah satu sumber Kalsium alami terbaik di dunia.
Di zaman modern ini, saat ancaman osteoporosis semakin nyata, sudah saatnya kita melihat ikan teri bukan sekadar lauk, melainkan benteng pertahanan utama bagi kerangka tubuh kita. Mari kita telusuri lebih jauh betapa pentingnya memasukkan ikan teri dalam menu harian kita.
Protein, ikan teri merupakan sumber protein hewani yang baik. Protein untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta produksi enzim dan hormon.
Asam Lemak Omega-3 (EPA & DHA), salah satu sumber Omega-3 terbaik di antara ikan kecil. Mendukung kesehatan jantung, fungsi otak, dan memiliki sifat anti-inflamasi.
Kalsium, kandungan kalsium sangat tinggi karena dimakan utuh dengan tulangnya, untuk kesehatan tulang dan gigi yang kuat, serta fungsi saraf dan otot.
Zat Besi, dapat membantu meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh. Zat Besi untuk pembentukan hemoglobin, membawa oksigen dalam darah, dan mencegah anemia.
Vitamin D, membantu penyerapan kalsium dan menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh. Ikan kecil berminyak seperti teri adalah sumber Vitamin D alami yang baik.
Selenium, bertindak sebagai antioksidan, melindungi sel dari kerusakan, dan penting untuk fungsi tiroid. Memberikan perlindungan antioksidan.
Niasin (Vitamin B3), mendukung fungsi saraf, pencernaan, dan menjaga kesehatan kulit. Niasin bagian dari keluarga Vitamin B yang penting untuk metabolisme energi.
Ikan teri yang diasinkan memiliki kandungan Natrium (garam) yang sangat tinggi. Jika mengkonsumsi ikan teri yang diasinkan, sebaiknya batasi porsinya atau rendam dalam air hangat untuk mengurangi kandungan garam sebelum dimasak. Cara lain, imbangi dengan mengkonsumsi asupan Kalium
Sumber kalium untuk menyeimbangkan Natrium
Untuk mencapai rasio natrium-kalium yang sehat, para ahli kesehatan menyarankan untuk mengurangi asupan natrium dan meningkatkan konsumsi makanan tinggi kalium.
Beberapa makanan yang sangat kaya kalium meliputi :
- Buah-buahan, Pisang, Alpukat, Jeruk, Melon, Kiwi.
- Sayuran, Bayam, Kentang (dengan kulitnya), Ubi Jalar, Brokoli, Tomat.
- Kacang-kacangan dan biji-bijian, Almond, Kacang Polong, biji Bunga Matahari.
- Susu dan olahannya, Yogurt Tawar dan Susu rendah lemak.
(Dirangkum dari berbagai sumber online)
Website dan foto yang digunakan di website ini adalah hasil karya saya pribadi, kecuali disebutkan sumber asalnya. Hubungi whatsapp saya mengenai foto atau artikel yang saya publikasikan.