Beautiful things don't ask for attention
19 December 2025

Pesannya, tujuan hidup itu bukan tentang foto atau objeknya, tapi tentang pengalaman dan koneksi yang kita rasakan saat mencapainya
Ayah Radjawali
"To see the world, things dangerous to come to, to see behind walls, draw closer, to find each other, and to feel. That is the purpose of life."
Slogan fiktif majalah Life dalam film The Secret Life of Walter Mitty, mengurai cerita filosofi mendalam tentang esensi menjadi manusia. Tentang keberanian untuk keluar dari batasan fisik dan mental. Bukan hanya melihat apa yang tampak di permukaan, tapi berani mengenal orang lain dan dunia secara lebih dekat. Petualangan sehebat apa pun tidak akan berarti tanpa koneksi manusiawi. Karena puncak tujuan adalah empati dan perasaan yang muncul saat kita terhubung dengan orang lain. Dalam film itu, Walter Mitty awalnya hanya berimajinasi, tapi dia baru benar-benar hidup saat dia berani melangkah keluar pintu dan menghadapi bahaya nyata.
Di dunia yang serba digital sekarang, kita sering lupa untuk melihat langsung dan merasakan. Kita lebih sering melihat dunia lewat layar daripada menarik diri lebih dekat ke realitas yang ada di depan mata. Kutipan itu adalah pengingat bahwa pengalaman sepahit dan sebahaya apa pun jauh lebih berharga daripada kenyamanan yang stagnan.
"Beautiful things don't ask for attention." — Sean O'Connell, The Secret Life of Walter Mitty
Dunia ini terlalu luas kalau cuma dilihat dari balik layar HP. Ada kepuasan tersendiri yang nggak bisa dijelaskan kata-kata pas kita berhasil "menembus dinding" kenyamanan dan sampai di tempat yang sebelumnya cuma bisa kita bayangkan.
Kita yang merasa kecil di alam yang luas, tapi justru itu yang bikin pikiran jadi lebih jernih. Sekali pintu petualangan terbuka, akan muncul rasa selalu ingin mengeksplorasi keingintahuan, melewati batas-batas selanjutnya.
Dalam The Secret Life of Walter Mitty, petualangan terbesar Walter sebenarnya bukan cuma saat ke Greenland atau Himalaya, tapi saat menemukan jati dirinya kembali di tengah perjalanan itu. Di akhir film, kita akan tahu kalau kalimat ini bukan sekadar pajangan, tapi ada di klise no. 25 yang dicari Walter. Pesannya, tujuan hidup itu bukan tentang foto atau objeknya, tapi tentang pengalaman dan koneksi yang kita rasakan saat mencapainya.
Website dan foto yang digunakan di website ini adalah hasil karya saya pribadi, kecuali disebutkan sumber asalnya. Hubungi whatsapp saya mengenai foto atau artikel yang saya publikasikan.