Kenapa sih foto BW itu selalu sukses bikin baper?
19 November 2025
Foto BW itu adalah filter jujur yang menghilangkan semua gimmick warna, memaksa kita untuk melihat jiwa dari objek, dan menciptakan koneksi emosional
Ayah Radjawali
Kenapa sih foto BW itu selalu sukses bikin baper? Padahal warnanya cuma dua, kok bisa lebih deep dari foto full color?
Nih dia penjelasannya,
Less is More, warna itu kadang distraksi. Begitu warna diilangin, mata kita auto fokus ke esensi foto: Detail kerutan, bayangan, atau pattern di kain jadi stand out. Kontrasnya (shadows and highlights) jadi drama queen di foto. Ini yang bikin foto terasa lebih powerful dan misterius.
Nostalgia, secara historis, semua foto lama itu BW. Jadi, otak kita otomatis mengaitkan foto hitam putih dengan romantisme masa lalu, kenangan dan sejarah.
Foto BW itu seolah bilang, "Gue ini cerita lama, penting, dan perlu diingat." Rasanya kayak throwback ke momen yang paling genuine
Emosi, dalam foto berwarna, emosi harus bersaing dengan warna baju yang ngejreng, background yang ramai, atau langit yang biru banget. Semua noise warna diredam. Yang tersisa cuma ekspresi, gestur, dan komposisi. Kita jadi lebih peka sama kesedihan di mata, kebahagiaan di senyum, atau keheningan di suasana. Emosi jadi tokoh utama gak ada lawan.
Timeless, warna itu punya tren, misalnya warna sage green lagi hits tahun ini. Tapi foto BW? Abadi! Dia gak akan pernah terlihat culun atau ketinggalan zaman. Foto BW tuh memberikan kesan keabadian atau immortality. Momen di foto itu terasa fixed di waktu, bikin kita merenung betapa cepatnya waktu berlalu.
Singkatnya, foto BW itu adalah filter jujur yang menghilangkan semua gimmick warna, memaksa kita untuk melihat jiwa dari objek, dan menciptakan koneksi emosional langsung ke memori dan drama light and shadow. Itu yang bikin kita baper!